Mandailing Natal, mitra86sergap. com
Ketua Lembaga Investigasi Negara Mandailing Natal, Rispansyah Putra, menyampaikan kekecewaannya terhadap sistem kerja sama di Madina.
Beliau menilai, setelah memberikan bantuan, justru muncul sikap yang tidak kooperatif dari sejumlah pihak, bahkan terkesan arogan.
Rispansyah menegaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada beberapa kepala desa di Madina mencapai Rp500 juta. Namun, alih-alih menunjukkan rasa syukur dan terima kasih, sebagian justru banyak beralasan dan tidak menunjukkan kerja sama yang baik.
"Saya berharap kepada rekan-rekan agar kewajiban segera ditunaikan,jangan sampai ada permainan yang merugikan, karena kalian adalah pemegang anggaran. Mari kita jalin hubungan baik demi kepentingan bersama,” ungkapnya lewat hp selular dengan mitra86 untuk di publikasi, selasa(24/2)
Dengan pernyataan ini, Ketua LIN Madina mengingatkan agar para pemangku kepentingan lebih menghargai bantuan yang telah diberikan, serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah anggaran.
(Red)





0 Komentar