LANGKAT| MITRA86.ID
Kejadian pemukulan murid oleh guru dilingkungan sekolah Yayasan Mts Swasta Miftahulula Desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjung Pura.pada hari selasa (20/2/2024) kemarin,pemukulan yang dilakukan guru olah raga Tahir terhadap murid danu Ibra, kelas IX dengan mengunakan gagang sapu ijuk hingga patah.keinginan kuat ingin terus belajar, iapun masuk sekolah kembali seperti biasa.
Paska atas kearoganan guru olah raga tersebut,para guru sempat mendatangi kediaman orang itu tua murid, dengan meminta maaf dan memberikan uang santunan untuk berobat kepada orang tua murid yang menjadi korban pemukulan oknum pendidik disekolah yayasan agama islam yang dimakaud.
Selang tiga hari sepekan yang, Jumat (23/2/2024),Danu Ibra (14) masuk datang sekolah.Tapi disayangkan,bukan sambutan yang baik dia dapatkan ditempat pendidiknya, malah ia mendapat bully dari wali kelasnya sendiri"jangan ganggu dia nanti ia ngadu sama mamaknya, cetus Nurma didepan hadapan kawan-kawannya saat berada dilingkungan sekolahan.
Dari omongan tersebut, sedikit murid terpancing emosi,iapun menjawab lontaran kata bully yang keluar dari mulut wali kelasnya."Bagaimana kasus pemukulan ini kalau tertimpa pada anak ibuk,Ibu marah gak"pengajar itu hanya terdiam.bebernya Ita ibu dari Danu saat menghubungi kru wartawan ini melalui via seluler pribadinya dihari yang sama.
Sambungnya Ita, dengan inti pernyataannya kepada kru media,ia tidak terima dengan omongan Nurma sebagai guru wali kelas anak berbicara seperti kaya gitu"itu sama saja guru disana menintimidasi anak saya, dan apa guna mereka mengajar ilmu pendidikan disana.tandasnya mengakhiri pembicaraan.
Terpisah,menurut keterangan ayah dari Danu Ibra kembali kepada wartawan ini, dia berkukuh akan melanjutkan pengaduannya ke PPA Polres Langkat.untuk memberi pelajaran kepada guru yang arogan yang suka memukul muridnya.(Hermansyah)
0 Komentar