Ticker

6/recent/ticker-posts

Baku Tumbuk Volume II, Wadah Lahirkan Petarung Berprestasi dan Generasi Muda Bebas Narkoba.



 Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro bersama ketua Pertina Labusel Candra Siregar serta Ketua Panitia Baku Tumbuk Volume II Wahyu Siregar serta bendahara baku tumbuk Fadlan dampingi wakil Bupayi saat berikan mendali bagi pemenang.

KOTAPINANG, goresnews.com semangat sportivitas dan komitmen menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba mewarnai pelaksanaan Baku Tumbuk Volume II yang digelar Sasana KBPPPolri Kotapinang bekerja sama dengan Pertina dan KONI Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Aula Lantai II Gedung SBBK, Kotapinang, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro bersama istri ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution. Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan atlet tinju sekaligus kampanye mengajak generasi muda mencintai olahraga, hidup sehat, dan menjauhi narkoba.

Sebanyak puluhan petinju dari lima kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan bertanding dalam sekitar 40 partai dengan menjunjung tinggi sportivitas.

Antusiasme Wakil Bupati terlihat saat beberapa kali berpindah tempat agat duduk lebih dekat ke ring untuk menyaksikan jalannya pertandingan dan memberikan dukungan kepada para atlet.

Kepada wartawan, Syahdian Purba Siboro mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Baku Tumbuk merupakan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membentuk karakter, disiplin, dan mental juang.

“Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung. Lahir dari semangat para pegiat olahraga dan menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkembang. Pemerintah tentu memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan insan olahraga yang terus membina atlet di Labuhanbatu Selatan,” ujarnya.



Ketrangan gambar: Sekretaris Daerah M Reza Falevi saat berikan mendali dan uang pembinaan bagi fighter yang menang dalam kejuaraan baku tumbuk volume ke II di SBBK Kotapinang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution saat membuka kegiatan mengatakan, Baku Tumbuk Volume II bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi gerakan nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Fery Sahputra Simatupang dan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, yakni “Kita Bangun, Kita Rawat, dan Kita Jaga Kampung Kita Labusel,” termasuk melalui pembinaan olahraga sebagai investasi sumber daya manusia.

Ketua Panitia Wahyu Siregar mengatakan, Baku Tumbuk digelar sebagai ruang pembinaan atlet sekaligus sarana mengarahkan generasi muda pada kegiatan yang positif. Ia optimistis olahraga mampu membentuk fisik yang sehat, mental yang tangguh, serta menjauhkan anak-anak muda dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

“Melalui latihan yang rutin dan terarah, anak-anak muda memiliki tujuan yang jelas. Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut hingga Baku Tumbuk Volume III enam bulan mendatang,” katanya.

Ketua Pertina Labuhanbatu Selatan Candra Siregar menambahkan, ajang tersebut juga menjadi sarana mencari bibit-bibit petinju berbakat untuk dibina secara berkelanjutan.

Saat ini Pertina Labusel memiliki tiga sasana binaan, yakni Sasana KBPPPolri Kotapinang yang dibina Wahyu Siregar, Sasana Aek Batu Camp dibina oleh Emiel, dan Sasana Petarung Sejati Bangai dibina oleh Hendra.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat terus meningkatkan sarana dan prasarana olahraga, termasuk percepatan pembangunan Gedung Olahraga (GOR), sehingga para atlet dari berbagai cabang olahraga memiliki fasilitas latihan yang lebih memadai untuk meraih prestasi.

Salah seorang peserta, Taufik Siregar (34) mengaku bangga dapat tampil untuk pertama kalinya pada ajang tersebut. Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Kalau ingin menjadi petarung yang baik harus disiplin berlatih dan mengikuti arahan pelatih. Olahraga membuat tubuh sehat, membentuk mental dan kepercayaan diri. Mari cintai olahraga dan jauhi narkoba, karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ujarnya.

Melalui Baku Tumbuk Volume II, olahraga tinju tidak hanya menjadi ajang melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter dan benteng bagi generasi muda Labuhanbatu Selatan agar tumbuh sehat, berprestasi, serta terbebas dari ancaman narkoba.

(Ay)

Posting Komentar

0 Komentar